natal

natal
natal

Senin, 19 November 2012

promosi daerah semarang

Semarang selain terkenal sebagai kota perdagangan, akhir-akhir ini juga terkenal menjadi kota wisata dengan icon-icon hiburan  yang sangat diandalkan. Pemerintah Kota Semarang dengan program andalannya Visit Semarang 2010 (tapi sekarangkan udah 2011 ya??) sedang berusaha menarik para wisatawan baik domestic maupun manca negara untuk berkunjung atau sekedar transit di wilayah Semarang.  Sebagai salah satu anak pribumi asli Semarang, saya juga ingin sedikit promosi daerah – daerah wisata di Semarang . Sebenarnya wisata di Semarang bisa dikategorikan menjadi beberapa macam jenis yaitu Wisata Religi, Wisata Sejarah, Wisata Belanja, dan Wisata Kuliner.  OK, yuk langsung aja ke TKP, 10 Tempat Wisata Paling Keren di Semarang, untuk tahu lebih lanjut ikuti terus ya tulisan dibawah ini…

1.       Kompleks Tugu Muda, Lawang Sewu, dan Museum Mandala Bakti
Di peringkat pertama ada Tugu Muda dan Lawang Sewu yang menjadi symbol Kota Semarang. Tugu Muda adalah tugu berbentuk lilin dimana pada dindingnya terdapat relief cerita perjuangan Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Sedangkan Lawang Sewu merupakan bangunan unik kantor perkeretaapian pada zaman Belanda dengan banyak jendela dan pintu (Katanya jumlahnya 1000 jadi diberi nama Lawang Sewu = Pintu Seribu). Dimana dalam ruangan-ruangan Lawang Sewu masih berhawa angker dan mistis. Sedangkan Museum Mandala Bakti adalah museum yang menyimpan banyak barang – barang bersejarah saat perjuangan revolusi seperti alat –alat tempur, dll. Kawasan tersebut terdapat dalam satu kompleks di sekitar Tugu Muda, yang lebih enak jika didatengi malem hari karena ada paket wisata malamnya di Lawang Sewu.
2.       Pusat Belanja Simpang Lima dan Pusat Oleh – oleh Khas Semarang Jalan Pandanaran
Selanjutnya adalah daerah wisata belanja dan kuliner. Di kawasan Simpang Lima merupakan pusat belanja modern dimana terdapat tiga mall besar dan banyak pertokoan. Jika hari libur Lapangan Simpang Lima, menjadi pusat jualan merakyat yang barangnya beraneka ragam dan cukup murah tentunya. Jangan lupa beli nasi ayam atau tahu gimbal ya disana.  Bergeser sedikit ke arah Jalan Pandanaran,  disana banyak tempat oleh – oleh khas Semarang seperti lumpia, wingko babat, bandeng presto, dan lain-lain. Jangan ngaku pernah ke Semarang kalau belum mampir di tempat ini. Hehe..
3.       Kawasan Kota Lama Semarang
Daerah wisata nomor tiga adalah kawasan Kota Lama Semarang yang terkenal sebagai Venessia Van Java (apa terkenal karena banjir dan robnya ya??), arsitektur – arsitektur bergaya Belanda sangat mengesankan, kita seperti naik mesin waktu pindah ke zaman dulu.  Bangunan yang terkenal adalah Gereja Blenduk Semarang, Gedung Marabunta, Stasiun Tawang, dll. Kita bisa bersepeda ria atau jalan kaki menyusuri lorong – lorong gedung tua. Tapi hati – hati pas musim hujan atau rob, sering banjir soalnya. Ini juga harus jadi perhatian Pemkot Semarang khususnya.
4.       Pantai Marina dan Pantai Maron
Wisata selanjutnya adalah daerah pesisir  pantai, walaupun tak seindah pantai di Pulau Dewata namun daerah ini cukup ramai di kunjungi warga Semarang untuk rekreasi ataupun sekedar jalan – jalan keluarga. Fasilitas yang ada cukup minimalis, namun untuk jalan – jalan santai atau  buat hangout ama pacar atau gebetan sudah cukup lumayanlah. Jika di sore hari intensitas bertemu pasangan muda – mudi akan lebih banyak, mungkin tempat strategis buat mojok kali ya?? Hehe..
5.       Masjid Agung Jawa Tengah
Tempat selanjutnya termasuk dalam jenis wisata religi yaitu tempat ibadah Umat Islam.  Nama tenarnya adalah MAJT, masjid kebanggaan warga Jateng lho. Masjid besar yang sangat modern ini dilengkapi dengan payung elektrik seperti Masjid Nabawi di Madinah dan dilengkapi dengan Menara Asmaul Husna yang tingginya 99 meter. Dari menara kita bisa melihat daerah kota Semarang dengan sangat jelas. Angin di puncak menara juga sepoi – sepoi ( alias kenceng banget) jadi ati – ati buat akhwat yang memakai rok.
6.       Pagoda dan Vihara Watu Gong
Tempat ini juga termasuk kebanggaan warga Semarang, Pagoda satu – satunya di Indonesia ini dibangun oleh tenaga ahli dari luar lho, karena itulah bangunan ini terlihat ciamik.  Pagoda tersebut masuk ke dalam kompleks peribadatan umat Budha di Vihara Watu Gong. Vihara yang besar ini dilengkapi dengan  fasiltas yang komplit untuk beribadah. Tapi jangan salah, tempat ini tidak hanya digunakan untuk ibadah saja namun dibuka untuk masyarakat umum. Inilah bentuk toleransi antar umat beragama yang ditunjukkan oleh warga Semarang.
7.       Klenteng Sampoo Kong
Bangunan yang sudah sejak dulu ada di Semarang ini setelah dipugar kini tampak lebih keren.  Ketika kita masuk ke dalam kompleks Klenteng seperti berada di negerinya Jet Lee di China. Bangunannya yang megah serta dipenuhi ornament – ornament ini mengingatkan kita pada jaman – jaman  kekaisaran di China.  Yang paling terkenal dari tempat ini adalah terowongan atau lorong dibawah klenteng dimana dinding – dindingnya terdapat relief cerita perjalanan Laksamana Ceng Ho sampai di Tanah Jawa.
8.       Museum Ronggowarsito
Tempat yang satu ini terletak di Bundaran Kalibanteng dekat dengan bandara Ahmad Yani Semarang. Museum ini adalah museum yang bertema tentang kehidupan sosial , perjuangan kemerdekaan, dan juga IPTEK di wilayah Jawa Tengah. Didalam museum terdapat benda – benda bersejarah, antik, unik, dan juga mistis. Tempat ini cocok untuk kunjungan pendidikan atau refreshing bersama keluarga. Waktu di dalam gedung jangan lupa liat boneka  Nini Thowok atau Boneka Jelangkungnya ya, dijamin bulu kuduk mrinding, serem mode ON. Hehe..
9.       Museum Rekor Jamu Jago dan Taman Tabanas
Ini dia tempat yang paling unik yang bisa kamu kunjungi, gimana gak unik di dalam Museum Rekor ini terdapat berbagai macam benda – benda dan rekaman – rekaman rekor di Indonesia dari yang paling unik, baik yang udah lama ataupun rekpor yang masih baru terpecahkan. Kita juga boleh masuk melihat produksi jamu di dalam pabrik juga. Museum Rekor ini terletak di Semarang Selatan bagian dataran tinggi Semarang, tak jauh dari sana jika kita mengarah ke Utara maka kita akan berada dekat di Taman Tabanas. Mengapa  disebut Taman Tabanas, tentu saja karena di taman itu ada tugu yang terdapat symbol Tabanas di puncaknya. Taman ini terletak di lereng perbukitan Gombel Semarang. Dari sini kita bisa liat seluruh kawasan Semarang secara utuh, dari laut, pantai, dataran rendah, perbukitan, hingga wilayah luar Semarang. Apalagi kalau kita datang malam – malam kita bisa melihat gemerlap lampu yang ada di Kota Semarang.
10.   Kebun Binatang Mangkang Semarang
Bonbin Mangkang ini adalah tempat relokasi dari Bonbin lama Semarang di daerah Tinjomoyo yang kini menjadi arena perang – perangan Paint Ball. Walaupun koleksi binatang yang ada tidak cukup banyak, namun tempat ini sering dikunjungi oleh anak – anak yang secara membabi buta mengajak orang tuanya untuk melihat satwa – satwa yang dipenjara disana. Mungkin ini pengaruh pengajaran di TK kali ya, kalau pengen liat binatang – binatang lucu ya harus di Bonbin gak di alam bebas, wah kasihan itu hewan. Namun kegiatan yang paling digemari adalah naik gajah, jarang lho kita bisa naik gajah di sembarang tempat di Kota Semarang. Hehe
Itulah 10 tempat wisata yang ada di Semarang yang paling keren menurut yang nulis blog ini. Sebetulnya masih banyak yang dapat kita kunjungi selain tempat – tempat di atas seperti di Taman Lele, Taman Budaya Raden Saleh, Wonderia, Goa Kreo, Pasar Semawis, dll. OK, cukup sekian tulisan saya kali ini, selamat berwisata di Kota Semarang jangan lupa tengok kanan kiri kalau mau nyebrang jalan, jangan buang sampah sembarangan, dan jadilah orang yang berguna bagi nusa dan bangsa ( lho koq gak nyambung???).

Senin, 05 November 2012

Akuntansi biaya

Akuntansi biaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Akuntansi
Emblem-money.svg
Konsep dasar
Akuntan · Pembukuan · Neraca percobaan · Buku besar · Debit dan kredit · Harga pokok · Pembukuan berpasangan · Standar praktik · Basis kas dan akrual · PABU / IFRS
Bidang akuntansi
Biaya · Dana · Forensik · Keuangan · Manajemen · Pajak
Laporan keuangan
Neraca · Laba rugi · Perubahan ekuitas · Arus kas · Catatan
Audit
Audit keuangan · GAAS · Audit internal · Sarbanes-Oxley · Empat Besar
Akuntansi biaya adalah suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisa terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang atau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang. Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai.

Daftar isi

Definisi

Pengertian dan Fungsi Akuntansi Biaya menurut beberapa pakar
  • Menurut Schaum
Akuntansi biaya adalah suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utama dari Akuntansi Biaya: Melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan penentuan pendapatan.
  • Menurut Carter dan Usry
Akuntansi biaya adalah penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.

Objek biaya

Objek biaya (cost object) atau tujuan biaya (cost objective)[1] adalah sebagai suatu item atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur. Berikut adalah aktivitas atau item-item yang dapat menjadi objek biaya:
  • Produk, Proses
  • Batch dari unit-unit sejenis , Departemen
  • Pesanan pelanggan, Divisi
  • Kontrak, Proyek
  • Lini produk, Tujuan strategis

Pendekatan akuntansi biaya

Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan untuk akuntansi biaya, yaitu biaya standar (standard costing), biaya berdasarkan kegiatan (activity-based costing), dan biaya berdasarkan hasil (akuntansi throughput).

Revolusi dalam akuntansi biaya

Akuntansi biaya telah mengalami perubahan yang dramatis, dimana perkembangan sistem komputer hampir menghapuskan pembukuan secara manual. Akuntansi biaya kini telah menjadi kebutuhan nyata dalam semua organisasi termasuk bank, organisasi profesional, serta lembaga pemerintah. Dewasa ini telah banyak perusahaan yang memasang metode pabrikasi produk, perdagangan produk, atau pemberian jasa dengan bantuan komputer. Adanya teknologi ini telah sangat memberikan dampak terhadap akuntansi biaya. [2]

Pengajaran dalam akuntansi biaya

Banyak bahan pelajaran yang diajarkan dalam akuntansi biaya, dimana kesemuanya selalu berkaitan dengan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses produksi. Pembelajaran yang dilakukan dalam akuntansi biaya antara lain mengenai penentuan harga pokok produk: bersama dan sampingan, harga pokok proses, pembiayaan: biaya variabel dan biaya tetap, biaya overhead pabrik, departementalasi biaya overhead, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja: langsung dan tidak langsung, pengendalian biaya, serta analisis biaya pemasaran.

Manfaat akuntansi biaya

Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.[3]

Keterbatasan dalam sistem akuntansi biaya

Dalam akuntansi biaya juga terdapat beberapa kekurangan yang menyertainya, terutama dalam sistem akuntansi biaya yang telah ketinggalan zaman. Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan zaman diantaranya ialah hasil dari penawaran sulit dijelaskan, harga pesaing nampak lebih rendah sehingga kelihatan tidak masuk akal, produk-produk yang sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi, manajer operasional berkeinginan menghentikan produk-produk yang kelihatan menguntungkan, marjin laba sulit dijelaskan, pelanggan tidak mengeluh atas biaya naiknya harga, departemen akuntansi menghabiskan banyak waktu hanya untuk memberi data biaya bagi proyek khusus, dan biaya produk berubah karena adanya perubahan peraturan pelaporan.[3]

Catatan dan referensi

  1. ^ Carter, William K. (2009). Akuntansi Biaya. Salemba Empat. ISBN 978-981-4227-85-8.
  2. ^ Maher & Daken; Akuntansi Biaya; ed. 4; jilid 1; p. 11; Erlangga; Jakarta:1997
  3. ^ a b Erlina, SE; Fungsi dan pengertian akuntansi biaya; Fakultas Ekonomi Unibersitas Sumatera Utara, dalam situs Perpustakaan USU dalam format PDF